CREATIVE WRITING

mindhEARt bagi seorang penulis novel mengandung 5 unsur kata yaitu: mind, heart, hear, EAR, dan Art.

1. Mind (pikiran), berkaitan dengan kreativitas, daya cipta. Seorang penulis novel dalam berkreativitas memerlukan konsep yang perlu dipikirkan secara mendetil dan matang, tokoh-tokoh seperti apa yang akan dihidupkan, bagaimana menghidupkan tokoh-tokoh rekaan tersebut dalam sebuah tulisan, bagaimana melekatkan karakter pada tokoh-tokoh rekaan tersebut. Bagaimana membangun konflik, konflik dalam diri si tokoh dan konflik antartokoh. Bagaimana merekonstruksi kepingan-kepingan gambar dalam bentuk teks menjadi rangkaian plot atau alur cerita yang bergelombang, dengan kejutan-kejutan yang tidak datar.

2. Heart (hati), berkaitan dengan kemampuan merasakan, intuisi, kepekaan membaca yang tidak terbaca atau yang tersirat. Pada semua manusia, hati adalah guru sejati bagi diri sendiri, pun demikian bagi seorang penulis novel. Menulis dengan hati akan memberikan warna tersendiri bagi sebuah novel, ciri khas kedirian akan muncul dalam karakter novel yang dihasilkan, orisinal, sangat individual. Ruh atau jiwa seorang penulis akan muncul dalam novelnya. Aura itu akan terpancarkan dari pilihan kata (diksi), struktur kalimat, gaya bahasa, dan dialog.

3. Hear (mendengar). Mendengar, benar-benar mendengarkan artinya mengamati dengan cermat, detil dan mendalam, melihat secara luas. Grand design sebuah novel akan dipecah-pecah dalam detil kecil-kecil, semua itu memerlukan kecermatan dalam mengamati (mendengar) berbagai fenomena yang terjadi di masyarakat, untuk dikembangkan atau direkonstruksi ulang dengan pengembangan-pengembangan dalam bentuk novel.

4. EAR (telinga). Tanda EAR yang ditulis dengan huruf besar dalam logo mindhEARt menunjukkan adanya penekanan, betapa pentingnya telinga yang berfungsi untuk mendengarkan. Manusia diberi anugerah berupa dua telinga dan satu mulut, artinya manusia harus lebih banyak mendengar daripada berbicara. Mendengar adalah sebuah proses mempelajari, memaknai, menghayati dan memahami suatu keadaan atau peristiwa. Kemampuan mendengarkan akan sangat membantu proses kreativitas dalam menulis novel.

5. Art (seni). Kata ‘art’ di ujung logo mindhEARt mengindikasikan bahwa menulis novel adalah sebuah seni. Bukan sekadar seni merangkai huruf, kata dan tanda baca, namun juga sekaligus seni memahami hidup dan kehidupan.

Membuat novel bukan sekadar pekerjaan menulis cerita. Menulis novel yang dihayati merupakan proses melatih diri dalam berpikir, memikirkan hal-hal terkait logika, pengetahuan, wawasan, terkait kecerdasan intelektual. Juga sekaligus proses menata hati, menyangkut perasaan. Menulis novel adalah seni memahami hidup dan kehidupan. Dan pada akhirnya, keseimbangan pikiran dan hati akan mendatangkan ketenangan, sehingga memudahkan proses kreativitas dalam menulis novel.

Seribu halaman novel dimulai dari halaman pertama. Kemampuan olah pikir dan olah rasa yang mendatangkan ketenangan tadi akan mengondisikan seorang novelis fokus pada tujuan, yaitu menyelesaikan sebuah novel. Ini berkaitan dengan konsistensi, kedisiplinan, keteguhan, ketangguhan, misalnya menulis setiap hari dalam waktu sekian jam kemudian menghasilkan 10 halaman, tanpa merasa terpaksa atau dipaksa. Semua itu dilakukan dengan senang dan penuh semangat, karena memang menulis mendatangkan kebahagiaan bagi seorang novelis.

mindhEARt adalah ketenangan hati dan pikiran. Menjaga good mood dalam situasi dan kondisi apapun, sehingga langkah demi langkah dalam proses kreativitas menulis novel berjalan dengan smooth, ajek dan teratur.

Keep Calm and Write a Novel

22.Membaca Ulang dalam Proses Editing21.Pentingnya Membuat Target dalam Menulis Novel20.Menciptakan Alur yang Dinamis | 19.Mengembangkan Jalan Cerita | 18.Novel Ditolak Penerbit Itu Bukan Masalah | 17.Learning by Doing |16.Pertama Kali Bikin Novel | 15.Kalau Mood Menulis Novel Lagi Ngedrop| 14.Lebih Jauh tentang Tokoh dan Karakter (Watak)|13.Karakter Tulisan12.Durasi| 11.Siasat Mati Gaya | 10.Emosi sebagai Bahan Bakar Kreativitas | 9.Outline|8.Timeline |7.Jangan Mau Didikte Opini Publik |6.Ingatan adalah Perpustakaan |5.Melepas Kedirian | 4.Tokoh versus Karakter |3.Faktor Kebetulan, Sad Ending, Happy Ending|2.Dari Napas Pendek Menuju Napas Panjang | 1.Satu Titik Judul Membuka Kehidupan Baru

Page: mindhEARt Creative Writing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s