Terimakasih untuk Semua

 

Setiap kali aku dihadapkan pada masalah, kuucapkan terimakasih di dalam hatiku. Jadi, bukan ketika senang saja aku mengucapkan terimakasih. Ketika sedih, marah atau kecewa pun aku berterimakasih.

Entah mengapa, hal demikian membuatku tenang dan ringan. Seperti ada kekuatan dari dalam yang memelukku dengan kehangatan. Seperti ada bisikan, “Tenanglah. Semua baik-baik saja. Memang segala sesuatu berjalan tidak selalu sesuai keinginan kita, dan itu bukan masalah.”

Niscaya kedamaian menyelimuti ketika rasa syukur itu memenuhi ruang hati. Aku tidak menyalahkan siapa pun atas apa pun yang terjadi pada diriku. Aku menikmati hari demi hari dengan perasaan syukur. Aku memetik hari dengan melakukan hal-hal yang membaikkan jiwaku, yang berguna bagi masa kini dan masa depanku.

Impian memandu jalanku. Impian membuatku tahu apa yang harus kulakukan dari hari ke hari. Aku mendengarkan hal-hal baik dari orang-orang. Aku juga mendengarkan hal-hal yang tidak baik dari orang-orang. Kucoba untuk memahami semuanya, sebab dunia memang tidak akan pernah bisa sempurna.

Nyanyian jiwa kutuang dalam puisi. Rasanya menyenangkan. Puisi menemani perjalananku mewujudkan mimpi.

***

bagian dari LOVE FOR LIFE – 365 Hari Penuh Makna

Foto Ilustrasi dari http://goodncrazy.com/goodncrazy-press-page/

Mari Bicara Lewat Karya

memetik-hari

 

Manusia dianugerahi bakat berbeda-beda, minat berbeda-beda, kecerdasan berbeda-beda. Perbedaan yang membuat dunia ini menjadi penuh warna, kaya makna. Perbedaan yang membuat manusia saling mengagumi, menghargai, belajar satu sama lain.

Indahnya hidup yang dilandasi pengertian. Bakat yang berbeda, minat yang berbeda, pencapaian yang berbeda, semua itu bukan untuk dibanding-bandingkan. Ya memang sudah demikianlah hidup. Seperti bukit dan lembah, juga gunung, juga tanah, tak ada yang benar-benar datar. Ada gradasinya.

Niat dalam hati untuk membuat karya terbaik dalam bidang yang diminati merupakan bahan bakar utama untuk menggelorakan semangat. Sebab jalan menuju penciptaan karya terbaik tidak akan pernah mudah. Dibutuhkan tekad yang kuat, kesungguhan yang sangat, agar semangat tak mudah ditumbangkan di tengah jalan. Akan selalu ada gangguan, rintangan, tapi itu tidak berarti apa-apa bila seseorang memiliki visi yang besar dalam hidupnya. Tahu bahwa ia harus mengambil peran dalam kehidupan ini sesuai bakat dan kecerdasan yang telah dipercayakan kepadanya.

Gunakan waktu sebaik-baiknya. Sediakan waktu setiap hari, entah satu jam, dua jam atau berapapun sesuai kesanggupan untuk melakukan hal-hal yang membuat bahagia.

Gantungkan cita-cita setinggi langit. Gapailah dengan cara-cara yang terpuji, setahap demi setahap. Nikmati prosesnya. Sebab kenikmatan hidup berada dalam keseluruhan prosesnya. Dengarkan suara hati. Temukan diri yang sejati. Mari bicara lewat karya.

Ungkapkan suara hatimu melalui karyamu.

 

Foto Ilustrasi dari http://goodncrazy.com/goodncrazy-press-page/

Demi Air dan Udara, Apakah Hidup Ini Tragedi atau Komedi

memetik-hari

 

Setiap orang melakukan apa yang ingin dilakukannya. Setiap orang mendengarkan apa yang ingin didengarkannya. Setiap orang memikirkan apa yang ingin dipikirkannya.

Apakah kamu pikir kamu lebih tahu dari yang lain, tidak. Apakah kamu pikir kamu lebih hebat dari yang lain, tidak. Apakah kamu pikir kamu lebih pintar dari yang lain, tidak. Apakah kamu pikir kamu lebih baik dari yang lain, tidak. Ini hanya tentang apa yang menarik perhatian bagi tiap orang.

Benak setiap orang memiliki kelengkapan yang sama dalam hal peralatan, perangkat lunak, atau apapun sebutannya, semua sama, tidak ada yang berbeda. Pikiran positif, pikiran negatif, semua orang memilikinya. Pemikir negatif tertarik melihat kesulitan dalam setiap kesempatan. Pemikir positif tertarik melihat kesempatan dalam setiap kesulitan.

Terjang logika, hancurkan positif negatif, berpikir tanpa berpikir, bebas merdeka, sebab jiwa luas bagai ruang hampa angkasa raya. Apakah hidup ini tragedi atau komedi, ini hanya tentang sudut pandang.

Udara, menjadilah udara, tidak terlihat namun ada di semua ruang, memberikan kehidupan. Air, menjadilah air, tawar, tak ada rasanya, namun bisa merasakan denyut nadi kehidupan, tanpa ada yang terlewatkan.

 

Foto Ilustrasi dari http://goodncrazy.com/goodncrazy-press-page/