Belajar Menulis pada Ahmad Tohari

Ketika membaca novel trilogi ini, sejak membuka halaman pertama tidak mau berhenti kecuali karena harus melakukan kegiatan yang tidak bisa ditunda. Sinyal bahwa ini novel bagus. Terus… terus… dua hari diselang-seling melakukan ini-itu, selesai. Kemudian seperti ada yang hilang. Kenapa sudah selesai *speechless. Sebuah perjalanan membaca yang sangat emosional, hingga air mata tak bisa dibendung pada bagian-bagian tertentu. Perasaan seperti dibanting-banting. Ngilu.
 
Walaupun cara penulisan berubah-ubah, kadang sudut pandang orang ketiga kadang orang pertama, itu tidak terlalu mengganggu, bisa diterima. Dan secara menyeluruh terasa novel ini ditulis dengan segenap indera.
 
Alam pedesaan, binatang, aktivitas binatang, tumbuh-tumbuhan dilukis dengan warna-warna yang tajam. Jalinan antar cerita begitu padu menjadi satu kesatuan yang utuh dalam tiga buku: Ronggeng Dukuh Paruk, Lintang Kemukus Dini Hari, dan Jentera Bianglala.
 
Selain gambaran alam yang memukau, keunggulan menonjol pada novel ini adalah adanya ketegangan, alur cerita tidak mudah ditebak, penokohan tidak hitam-putih. Tokoh protagonis tidak selalu putih, tokoh antagonis tidak selalu hitam. Mungkin karena begitu manusiawi, begitu alamiah, sehingga novel ini mampu menyentuh kesadaran manusia yang paling dalam.
 
Tentang ronggeng sendiri terasa absurd, terutama bagi yang belum tahu atau belum pernah mendengarnya, tapi ternyata ada atau mungkin pernah ada. Persinggungan tokoh-tokoh utama dengan peristiwa tregedi kemanusiaan 1965 ditulis secara mengalir alamiah, tidak mengesankan dibuat-buat. Ketika membaca novel serasa membaca kisah nyata, disitulah letak keberhasilan pengarangnya.
 
Rasanya akan menyesal jika melewatkan satu kata pun dalam novel ini. Ahmad Tohari memang layak mendapat gelar sastrawan. Beruntung telah membaca novel ini, walaupun mungkin bisa disebut terlambat mengingat sejarah tahun penerbitan awalnya.
 
Pasti ada yang bisa menggambarkan jauh lebih baik tentang kehebatan novel ini. Yang sudah membaca novel ini, bagaimana pendapat Anda?
 
#MustRead #InspirasiMenulisNovel
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s