Seni Menulis Novel: Judul

http://www.dreamstime.com/stock-photography-image31268322

Foto ilustrasi: dreamstime

Lupakan perkara baik-buruk atau salah benar. Tidak ada judul yang baik atau judul yang buruk, begitupun tidak ada judul yang salah atau judul yang benar. Tidak ada judul yang menarik atau judul yang tidak menarik. Buat saya pribadi, saya mengikuti rasa nyaman saya dalam membuat judul. Rasa nyaman ini penting sebab menulis novel itu membutuhkan napas panjang, waktu yang panjang. Rasa nyaman akan membuat penulis betah berlama-lama menari dalam liukan kata-kata. Perkara menarik atau tidak menarik, biarkan sidang pembaca yang mengadilinya. Tugas penulis adalah berkarya dengan perasaan nyaman dan damai.

Hancurkan segala macam hambatan psikologis yang menyumbat kreativitas. Singkirkan segala macam hantu ini dan itu yang selama ini memasung kebebasan imajinasi. Pastikan rasa nyaman kita dalam berkreativitas. Kalau kita nyaman dengan karakter bahasa yang lembut misalnya, berjalanlah dengan itu. Tidak perlu pura-pura tampil dengan karakter bahasa yang bukan diri kita. Apa adanya saja. Nothing to lose.

Judul dalam sebuah novel bisa disebut kunci. Sebuah kunci yang akan membuka pintu masuk ke dalam ruang-ruang sebanyak ruang yang dibangun di dalam “rumah”. Judul adalah kata kunci yang didalamnya sudah terkandung konsep apa siapa mengapa dimana kapan dan bagaimana yang akan diterjemahkan dalam keseluruhan cerita.

Itulah mengapa, judul sebuah novel bisa juga disebut satu titik yang meledakkan segalanya. Dari satu titik judul, seorang penulis siap memasuki hutan belantara, membangun sebuah kehidupan baru di dalamnya.

Kapan menentukan judul sebuah novel, apakah di depan sebelum memulai menulis novel, di pertengahan dalam perjalanan penulisan, atau di akhir setelah sebuah novel selesai ditulis?

Ada yang namanya judul besar, judul kecil, judul alternatif atau apapun istilahnya. Tentu saja ketika mau menulis novel, di kepala penulis sudah tergambar sebuah judul, itulah yang namanya judul besar yang akan memandu perjalanan sang penulis. Dalam perkembangannya ketika dirasa menemukan judul yang lebih kuat, lebih relevan, lebih menarik, lebih menambah rasa nyaman, lebih berbobot, atau dalam bahasa bisnisnya lebih menjual, judul baru ini bisa disematkan.

Selamat berkarya dalam perasaan suka cita yang mendalam.

Keep Calm and Write a Novel

21.Pentingnya Membuat Target dalam Menulis Novel20.Menciptakan Alur yang Dinamis | 19.Mengembangkan Jalan Cerita | 18.Novel Ditolak Penerbit Itu Bukan Masalah | 17.Learning by Doing \ 16.Pertama Kali Bikin Novel | 15.Kalau Mood Menulis Novel Lagi Ngedrop | 14.Lebih Jauh tentang Tokoh dan Karakter (Watak)|13.Karakter Tulisan12.Durasi | 11.Siasat Mati Gaya | 10.Emosi sebagai Bahan Bakar Kreativitas | 9.Outline |8.Timeline | 7.Jangan Mau Didikte Opini Publik |6.Ingatan adalah Perpustakaan | 5.Melepas Kedirian | 4.Tokoh versus Karakter |3.Faktor Kebetulan, Sad Ending, Happy Ending |2.Dari Napas Pendek Menuju Napas Panjang | 1.Satu Titik Judul Membuka Kehidupan Baru

Page: mindhEARt Creative Writing

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s