Seni Menulis Novel: Karakter Tulisan

 

http://www.dreamstime.com/stock-photography-image31268322

Foto ilustrasi: dreamstime

 

Lagi menulis novel?

Penulis pemula baiknya menetapkan ciri khas dirinya untuk dijadikan patokan. Ini akan memudahkan dirinya untuk penulisan-penulisan berikutnya. Agatha Christie misalnya, secara jelas dia telah tetapkan cirinya dengan fiksi misteri, detektif, teka-teki, kejutan. Kebanyakan novel dan roman jadi best seller karena jalan ceritanya (di film skenario) bagus atau spektakuler.

Untuk membuat jalan cerita selalu bagus dan spektakuler dalam tiap penulisan novel, jelas sulit.

Tapi ada juga banyak novel dan roman yang laris melalui permainan atau kekuatan karakter tokoh-tokohnya walau ceritanya sederhana. Maksudnya mendramatisir tokoh-tokohnya hingga mempengaruhi emosi pembaca.

Telaah tulisan kita masing-masing.

Ada penulis yang punya kemampuan yang baik dalam dramatisir dan pendalaman. Itu bisa digunakan sebagai senjata untuk menghasilkan karya yang baik, selain bisa membuat pembaca sedih, benci, menangis, senang, dll. Kekuatan karakter bisa membuat pembaca penasaran untuk menuntaskan bacaannya.

Istilah-istilah sastra seperti metafora, personifikasi, simbol, kilas balik, sorot balik, sarkasme, sinisme dll yang banyak digunakan dalam karya kekuatan karakter ini, perlu disisipkan dalam cerita. Sehingga kritikus atau pembaca berlatar belakang sastra tak akan memandang sebelah mata karya yang ditulis itu. Setiap penulis sastra terkenal pasti sudah membentuk ciri khasnya sendiri-sendiri dari awal, dan ciri khas ini yang membuatnya dikenal dan dikenang, seperti HB Yassin, Muchtar Lubis, Sapardi Djoko Damono, WS Rendra, Budi Darma, Pramudya Ananta Toer, dll.

Selamat berkarya!

 

Keep Calm and Write a Novel

21.Pentingnya Membuat Target dalam Menulis Novel20.Menciptakan Alur yang Dinamis | 19.Mengembangkan Jalan Cerita | 18.Novel Ditolak Penerbit Itu Bukan Masalah | 17.Learning by Doing \ 16.Pertama Kali Bikin Novel | 15.Kalau Mood Menulis Novel Lagi Ngedrop | 14.Lebih Jauh tentang Tokoh dan Karakter (Watak)|13.Karakter Tulisan12.Durasi | 11.Siasat Mati Gaya | 10.Emosi sebagai Bahan Bakar Kreativitas | 9.Outline |8.Timeline | 7.Jangan Mau Didikte Opini Publik |6.Ingatan adalah Perpustakaan | 5.Melepas Kedirian | 4.Tokoh versus Karakter |3.Faktor Kebetulan, Sad Ending, Happy Ending |2.Dari Napas Pendek Menuju Napas Panjang | 1.Satu Titik Judul Membuka Kehidupan Baru

Page: mindhEARt Creative Writing

Advertisements

One thought on “Seni Menulis Novel: Karakter Tulisan

  1. Very nice post. I ust stumbled upon your blog and wished to mentioon that I’ve truly loved browsing your blog posts.
    In any case I’ll be subscribing on your feed and I hope yyou write
    once more very soon!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s